Sabtu, 20 Juli 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Techno
Kamis, 25 April 2019 | 23:27:52
Dinas Perindag Bimbing Petugas Metrologi dan Sosialisasikan Perda Baru
MAHARDIKANEWS TIM
Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Rohul, buka kegiatan Bimtek Kemetrologian, dan sosialisasi Perda Retribusi Jasa Umum, Kamis (25/4/2019), di Sapadia Hotel Pasir Pengaraian.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Rokan Hulu (Rohul) membuka kegiatan Bimbingan Teknologi (Bimtek) jabatan pengawas Kemetrologian, sekaligus sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Retribusi Jasa Umum.

“Bimtek dan sosialisasi yang ditaja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Rohul ini tentunya pihak Perusahaan, para Camat, Kepala Desa, Lurah, serta Pelaku Usaha sebagai peserta Bimtek dapat mengetahui revisi aturan baru terutama Kemetrologian dan Perda tentang retribusi jasa umum‎”, ucap Asisten I bidang pemerintahan Setdakab Rohul Muhammad Zaki, Kamis (25/4/2019), di Sapadia Hotel Pasir Pengaraian.

Para peserta diharapkannya, mampu memahami tentang Kemetrologian (ilmu ukur mengukur). Sebab revisi aturan tersebut dinilai barang baru, dan seluruh pihak manajemen perusahaan atau pengusaha-pengusaha se- Rohul wajib menaatinya sesuai Perda retribusi jasa umum yang kini berlaku di daerah.

Sementara Kepala Dinas Perindag Rohul Drs Sariaman, mengklaim hasil peninjauan dan pendataan dari perusahaan dalam tera ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya (UTTP), terdata ratusan alat UTTP‎ perusahaan yang perlu dilakukan uji tera ulang, serta belasan stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU yang harus dilakukan uji‎ tera alat takar.

Dari hasil itu, pihak perusahaan dinilai dalam beroperasi belum mendapat atau memiliki rekomendasi dan izin dari instansi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), maupun dari pemerintah kecamatan.

“Setelah kita data, masih banyak yang belum memiliki izin dari Camat dan izin dari Dinas PMPTSP. Sekitar 185 alat UTTP‎ di perusahaan-perusahaan yang perlu dilakukan uji tera ulang, serta 11 SPBU yang perlu dilakukan uji‎ tera alat takar", sebut Sariaman, dihadapan para peserta dari seluruh perusahaan, pengusaha, pengurus pasar, Camat, serta Lurah dan Kades se- Rohul.

Untuk yang sudah membuat pengajuan tera ulang terhadap alat-alat UTTP, sejauh ini pihaknya mendata masih 21 perusahaan termasuk peron yang tengah mengajukan alat UTTP.

Kemudian, selain timbangan-timbangan di perusahaan dan peron, Timbangan Gantung Dacin yang biasa dipakai untuk menimbang tandan buah segar atau TBS kelapa sawit dan karet termasuk timbangan yang dipakai para pedagang di pasar, juga dikategorikan menjadi salah satu target Dinas Perindag Rohul untuk melakukan uji tera ulang.

Sariaman memastikan dalam uji tera ulang tersebut, pihaknya akan melakukannya secara berangsur, karena mengingat Petugas Metrologi di Dinas Perindag yang hanya berjumlah 3 orang, dan memprioritaskan timbangan‎ di perusahaan pabrik kelapa sawit dan peron yang tonasenya tinggi‎, daripada timbangan karet maupun timbangan para pedagang pasar.

“Tera ulang UTTP yang akan kita lakukan ini sebagai kontrol dari pemerintah daerah Kabupaten untuk masyarakat selaku konsumen.‎ Uji tera ulang UTTP juga sudah ada tarifnya, berdasarkan retribusi jasa umum”, tandas Kepala Dinas Perindag Rohul Drs Sariaman.*mnc/amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!