Peristiwa

Kereta Api Tabrak Minibus di Tebing Tinggi, 8 Tewas

Bagikan Berita

TEBING TINGGI — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan delapan orang penumpang minibus meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami kritis.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kecelakaan bermula saat minibus jenis Avanza dengan nomor polisi BK1657ABP datang dari arah Sungai Sigiling menuju Bagelen hendak melintasi rel kereta api. Pada saat bersamaan, melaju rangkaian Kereta Api Penumpang Sri Bilah Utama jurusan Rantau Prapat–Medan.

Warga sekitar lokasi sempat memberikan peringatan kepada pengemudi minibus. Namun, peringatan tersebut diduga tidak terdengar sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.

“Tadi ada dua warga sudah memperingatkan sopir tapi tetap lanjut, mungkin tidak didengar,” ungkap seorang warga bernama Imam.

Akibat benturan tersebut, minibus yang membawa sembilan penumpang terseret sejauh kurang lebih 500 meter. Delapan penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu orang lainnya mengalami luka parah dan dalam kondisi kritis.

Proses evakuasi para korban berlangsung dramatis karena sejumlah korban terjepit di dalam badan mobil yang rusak parah. Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. (mdk-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *