Wakil Ketua PWI Batubara Diintimidasi Saat Liput Antrean BBM di SPBU
BATUBARA – Seorang wartawan mengalami tindakan intimidasi saat meliput antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Jumat (5/12/2025).
Korban, Sholeh Pelka, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batubara, mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melakukan tugas jurnalistik di SPBU 13.212.110 Jalan Lintas Sumatera, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih.
Kejadian bermula saat Sholeh merekam antrean kendaraan di area SPBU. Tiba-tiba seorang pria datang dan menepis ponsel yang digunakan untuk merekam.
“Saat itu saya sedang meliput antrean, dan melihat ada anak sekolah yang terjebak dalam antrean. Saya meminta operator SPBU untuk mendahulukannya agar tidak terlambat ke sekolah,” ungkap Sholeh.
“Namun, ada seorang pria yang saya duga sebagai pengepul BBM tidak terima dandan melarang merekam hingga hampir merampas HP saya,” lanjutnya.
Atas insiden tersebut, Sholeh melaporkan terduga pelaku ke Polsek Indrapura, karena dianggap menghalangi tugas jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Sementara itu, wartawan media televisi, Catur Hariono, menyayangkan insiden yang dinilai mencederai kebebasan pers.
“Sangat kita sayangkan. Sebagai jurnalis kita bertugas menyampaikan informasi sesuai fakta di lapangan, terlebih menyangkut isu kelangkaan BBM yang sedang berkembang saat ini,” ujarnya.
Catur juga mendukung agar kasus tersebut diproses secara hukum agar memberikan efek jera kepada pelaku. (mdk-01)
