Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Tanjung Tiram, 9 Selamat dan 1 Masih Hilang
BATUBARA – Sebuah kapal nelayan dilaporkan tenggelam di perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, setelah dihantam gelombang tinggi pada Minggu (23/11/2025) sore. Dari sepuluh nelayan yang berada di atas kapal, sembilan orang berhasil selamat, sementara satu nelayan lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.
Petugas gabungan dari BPBD Batubara, Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polairud telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan menyisir kawasan perairan tempat kapal diduga tenggelam. Namun, proses pencarian terkendala kondisi gelombang tinggi serta cuaca yang tidak stabil.
Sembilan nelayan yang selamat berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan lain setelah kapal mereka terbalik diterjang ombak besar. Mereka berhasil menepi tak lama setelah kejadian. Sementara itu, seorang nelayan bernama Mukhlis masih belum ditemukan hingga Senin sore.
Komandan Pos SAR Tanjung Balai Asahan, Ricky Harahap, menyebutkan bahwa upaya pencarian akan terus dilanjutkan meski kondisi cuaca kurang mendukung. Ia juga mengimbau para nelayan agar tidak melaut untuk sementara waktu mengingat tingginya potensi kecelakaan akibat cuaca ekstrem.
“Pencarian hari ini terkendala angin kencang dan gelombang tinggi hingga empat meter,” terang Ricky.
Dalam sepekan terakhir, sejumlah kecelakaan kapal dilaporkan terjadi di perairan Batubara akibat gelombang tinggi. Pihak berwenang kembali mengingatkan seluruh nelayan agar mengutamakan keselamatan dan memantau informasi cuaca sebelum melaut. (mdk-01)
